skip to main |
skip to sidebar
Sukmaku mengembara menembus loron-lorong di kegelapan malam...
Jiwaku kalut berbalut kabut.
Terbelenggu kebimbangan dalam menapaki ruang & waktu,hanya untuk mencari dimana dirimu berpijak...
Jasadku kaku dan bisu dalam dingin,berharap dengan cemas tubuhmu akan datang dengan pelukan sejuta hangat & nikmat.
Usir kebekuan dan ciptakan kehangatan syurgawi...
Butir-butir peluh mulai menetes di sekujur tubuh.
Jantung mulai berdegup kencang & nafas mulai memburu.
Erangan,desahan dan rintihan menciptakan irama senada...
Jari jemari terus menapaki setiap jengkal ragawi
Telapak kaki kuat memijak di atas sutera putih yang berlumur keringat
Tubuh terus menghentak keras bagai memacu kuda liar
Mata terpejam otot mengejang & lirih berbisik dengan penuh cinta
"SAYANG KITA TELAH SAMPAI DI PUNCAK SYURGAWI"
Wanita kamu harus tau,,,
mengapa lelaki buaya
Mau tu jawabanya?
Wanita punya lubang buaya!
Wanita kamu harus bisa,,,
ingatlah pesan orang tua
"jangan kamu dekat buaya,nanti kamu jadi korbanya"
Memang wanita punya lubang buaya,,,
pantas saja lelaki mau mengggodanya!
Memang wanita punya satu lubang buaya,,,
biar 1 tapi itu sangatlah berharga...!!
Sejak pertama kali kita berjumpa
Saling bertegur sapa
Sebut nama dalam kebisuan.....
Waktu terus berjalan hari terus berganti
Sering kita bersua & semakin dekat
Kini aku mengenalmu dan kamu pun tau aku
Ku ungkap perasaanku terucap cinta pada dirimu
Terjalin kasih yang indah berpaut dalam hati kita
Semoga akan selalu terjaga kesucian cinta kita berdua
Meng-Islamkan orang Islam.....
Kita baru kembali dari peperangan kecil Dan akan menghadapi lagi peperangan yang lebih besar.
Umat Islam tidak boleh berhenti Meskipun kemerdekaan telah tercapai,
Meskipun matahari diletakan ditangan kanan Dan rembulan diletakan ditangan kiri.
Tidak akan aku tinggalkan pekerjaan ini,Sehingga Allah melahirkan agama-Nya.
Atau aku binasa dalam memperjuangkanya
Dan peperangan besar itu ternyata telah ada di Indonesia
Bukan Belanda dan Jepang, bukan Yahudi dan Nasrani, Bukan juga Hindu Bali..
Tetapi umat Islam sendiri yang getol menghambat gerak Islam di Negeri ini!
Mereka bersikap demikian bukan karena benci, tetapi karena tidak mengerti
Maka tugas kitalah memberi pengertian, sehingga mereka tidak hanya mengaku beragama Islam, tetapi juga menjalankan ketentuan-Nya.
Pekerjaan ini lebih mudah dari mengajak orang lain pada Islam, dan dapat dimulai dari diri pribadi dan keluarga sendiri.
Pokoknya setiap orang Islam harus hidup & patuh menjalankan segala ketentuan Al-quran dan As-sunah!
*Cita-cita adalah angan-angan dan harapan.
*Impian masa depan adalah tonggak kehidupan bagi seseorang.
*Maut adalah bencana yang besar, tapi lebih besar adalah orang yang lupa akan mati.
*Kritik yang rendah tak bedanya di percikan lumpur, jangan dipegang selagi masih basah. Tunggulah sampai besok karena dia akan jadi debu yang akan lenyap sekali jentik.